Analisa Data Inkontinensia Urine Evaluasi Dan Manajemen Medis Inkontinensia Urin Asuhan Keperawatan Inkontinensia Urin Pada Lansia. Riwayat pengobatan, misal:Diuretik. Faktor yang mempengaruhi kebiasaan berkemih: Diet & asupan. – Gaya hidup. – Stres psikologis. Inkontinensia urine adalah ketidakmampuan menahan kencing. Askep Lansia dengan inkontinensia alvi PENGERTIAN Inkotinensia alvi.

Author: Malajind Faule
Country: Guinea-Bissau
Language: English (Spanish)
Genre: Marketing
Published (Last): 27 April 2008
Pages: 251
PDF File Size: 7.91 Mb
ePub File Size: 2.74 Mb
ISBN: 684-6-55899-860-2
Downloads: 65223
Price: Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader: Mezigis

Inkontinensia alvi akibat gangguan kontrol persyarafan dari proses defekasi inkontinensia neurogenik. Beberapa obat, masing-masing dengan mekanisme kerja yang berbeda, telah diajukan untuk memperbaiki inkontinensia fekal. Upaya-Upaya Suportif Upaya-upaya suportif seperti menghindari makanan yang iritatif, membiasakan buang air besar pada waktu tertentu, memperbaiki higiene kulit, dan melakukan perubahan gaya hidup dapat bermanfaat dalam penatalaksanaan inkontinensia fekal.

Anatomi dari anal kanal dan rektum menunjukkan mekanisme fisiologis penting bagi kontinensia serta defekasi. Inkontinensia tinja juga disebut inkontinensia usus.

Sfingter ani eksterna akan membantu sfingter ani interna pada saat-saat tertentu yang mendadak; dimana tekanan abdominal meningkat seperti pada batuk, berbangkis dan sebagainya. Seiring dengan meningkatnya angka kejadian inkontinensia urin, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi pula peningkatan angka kejadian inkontinensia alvi.

Sfingter ani interna, memiliki ketebalan 0,5 cm yang merupakan ekspansi lapisan otot polos sirkuler rektum, dan sfingter ani eksterna dengan ketebalan 0, cm yang merupakan ekspansi dari otot levator ani lurik. Saran Agar supaya terhindar dari masalah defekasi seperti inkontinensia feses, sebaiknya mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat seperti buah-buahan dan sayuran.

Upaya-upaya suportif lainnya meliputi modifikasi diet, misalnya mengurangi asupan kafein atau serat. Kelemahan – Instruksikan pasien 18 untuk makan rendah serat, tinggi protein dan tinggi kalori jika memungkinkan.

Huntington Beach, CA berguna untuk mencegah ekskoriasi kulit.

Banyak ahli filsafat, psikologis, dan inkontinnensia menguraikan kebutuhan manusia dan membahasnya dari berbagai segi. Tujuan terapi biofeedback pada penderita dengan inkontinensia fekal adalah: Tujuan Umum Untuk mengetahui dan memahami lebih dalam lagi yang dimaksud dengan inkontinensia alvi dan untuk mendapatkan gambaran umum secara teoritis konsep dasar, asuhan keperawatan pada klien dengan inkontinensia alvi.

  INSPEKSI TEKNIK SRI WIDHARTO PDF

Untuk mengetahui pemeriksaan penunjang inkontinensia alvi.

Selain itu tingkatkan pula pola hidup sehat dan inkontinejsia yang teratur serta hindari penggunaan obat — obat pencahar. Penyebab inkontinensia alvi dapat dibagi menjadi empat kelompok Brock Lehurst dkk, ; Kane dkk, Stimulasi Listrik Arus listrik dialirkan pada anal kanal untuk stimulasi kontraksi otot.

Latar Belakang Manusia mempunyai kebutuhan tertentu yang harus dipenuhi secara memuaskan melalui proses homeostasis, baik fisiologis maupun psikologis. Akibatnya feses yang cair akan merembes keluar broklehurst inkontinwnsia, Kontraksi yang terus menerus dari sfingter ani interna, berperan penting untuk mengontrol feces yang cair.

Pada saat istirahat, sudut anorektal adalah sekitar 90 derajat, saat berkontraksi secara volunter sudut tersebut menjadi lebih kecil, sekitar 70 derajat, dan saat defekasi menjadi lebih tumpul, sekitar derajat.

Askep Inkontinensia Alvi

Pekerjaan ini bersamaan dengan tekanan tinggi daerah sfingter ani berfungsi untuk menampung feces yang padat dan menunda pengeluaran sampai waktu yang tepat. Untuk memperbaiki kekuatan otot sfingter ani; 2. Barium enema dapat menyebabkan konstipasi Kondisi patologis Iritan Pemeriksaan Penunjang Pemeriksaan peninjang untuk menegakkan diagnosis inkontinensia fekal antara lain: Perubahan pada defekasi dapat menyebabkan masalah pada irine dan bagian tubuh lain, karena sisa-sisa produk usus adalah racun.

Faktor Risiko Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya inlontinensia fekal antara lain: Patofisiologi Integritas neuromuskular dari rektum, anus, dan otot-otot dasar panggul membantu mempertahankan kontinensia fekal normal. Pemenuhan kebutuhan nutrisi akan sangat membantu seseorang untuk mempertahankan kondisi tubuh dalam mencegah terjadinya suatu penyakit, mempertahankan suhu tubuh dalam kondisi yang normal serta menghindari proses infeksi. Pola defekasi bersifat individual, bervariasi dari beberapa kali sehari sampai beberapa kali seminggu.

INKONTINENSIA URIN

Penatalaksanaan Aksep dengan Inkontinensia Fekal Tujuan terapi untuk penderita-penderita dengan inkontinensia fekal adalah untuk mengembalikan kontinensia dan untuk memperbaiki kualitas hidup. Ini adalah saraf campuran yang berfungsi sebagai saraf sensorik dan motorik. Untuk mengetahui etiologi inkontinensia alvi.

Askep Inkontinensia Urin Geriatri Documents. Secara klinis, inkontinensia alvi dapat tampak sebagai feses yang cair atau belum berbentuk dan feses keluar yang sudah berbentuk, inkontinensiq atau dua kali sehari dipakaian atau tempat tidur. Bagiamana faktor resiko inkontinensia alvi?

Untuk mengetahui pengertian inkontinensia alvi. Kebanyakan waktu kontinensia aakep oleh keadaan dibawah sadar sub consioustetapi kontrol volunter juga mempunyai peranan penting dalam penundaan pengeluran feces selama keadaan tak menyenangkan.

  BUJINKAN DENSHO PDF

Kemampuan sensor menumpul dan tidak dapat membedakan antara flatus, cairan atau feses. Pemeriksaan dapat dilihat pada kelainan struktur dan kelainan saraf.

Terapi ini memperbaiki gejala-gejala inkontinensia fekal, mengembalikan kualitas hidup, dan memperbaiki parameterparameter obyektif fungsi anorektal.

ASKEP INKONTINENSIA

Fungsi usus tergantung pada keseimbangan beberapa faktor, pola eliminasi dan kebiasaan Berman, et. Kopi yang mengandung kafein meningkatkan respons gastro-kolonik dan meningkatkan motilitas kolon, dan menginduksi sekresi cairan pada usus halus.

Saraf utama adalah saraf pudendus, yang berasal dari saraf sakral kedua, ketiga, dan askpe dan menginervasi sfingter ani eksterna, mukosa ani, dan dinding anorektal. Bagiamana patofisiologi inkontinensia alvi? Suatu kenyataan kontinensia tergantung atas koordinasi dari aktifitas saluran gastrointestinal, dasar panggul dan sfingter inkontinenaia serta kontrol dari susunan saraf pusat.

Pada suatu meta analisis, dilaporkan bahwa tidak terdapat cukup data untuk menarik kesimpulan yang bermakna terkait efikasi terapi ini. Serabut saraf dengan selubung mielin dan yang tidak berselubung mielin berada berdekatan dengan mukosa rektum, submukosa dan pleksus myenterikus. Barier mekanis tersebut diperkuat lagi oleh otot puborektalis, yang membentuk katup yang dapat membuka dan menutup, yang dapat menarik ke depan dan meningkatkan kekuatan-sudut inkontknensia untuk mencegah inkontinensia.

Inkontinensia fecal lebih jarang ditemukan dibandingkan inkontinensia urin. Inkontinensia alvi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius pada pasien geriatri.

Pada manajemen lansia atau penderita-penderita yang dirawat dengan sskep fekal, ketersediaan tenaga yang berpengalaman pada terapi inkontinensia fekal, pengenalan yang tepat waktu untuk defekasi, dan pembersihan segera kulit perianal merupakan hal yang 11 penting. Skenario 2 Inkontinensia Urin Documents. Sebuah “sampling refleks” yang intak memungkinkan individu untuk memilih apakah akan mengeluarkan atau mempertahankan isi rektum tersebut, sedangkan bila “sampling refleks” tersebut terganggu, mungkin merupakan predisposisi untuk terjadinya inkontinensia.